Ketika menggunakan jasa desainer interior, apa saja ya jenis-jenis jasa yang bisa Anda nikmati? Simak penjelasannya di sini!
Apakah Anda saat ini sedang mempertimbangkan opsi untuk menggunakan jasa desainer interior? Kalau iya, pertimbangan tersebut sebenarnya merupakan langkah pintar, lho!
Sebab, desain interior sebenarnya merupakan sebuah bidang yang cakupannya luas. Maka dari itu, tak heran kalau ada banyak jenis layanan yang bisa diberikan oleh desainer spesialis interior untuk proyek Anda. Apa saja, ya?

Konsultasi
Jasa konsultasi ini bisa dibilang merupakan salah satu jenis layanan yang paling utama. Bahkan, sah-sah saja jika Anda memanfaatkan keahlian seorang desainer interior untuk berkonsultasi tanpa harus secara langsung mengontraknya untuk proyek interior di lapangan.
Dalam konsultasi, desainer akan menanyakan berbagai hal yang akan sangat berpengaruh terhadap kelanjutan proyek interior Anda. Misalnya gaya hidup dan preferensi pribadi Anda. Dari situ, desainer pun dapat membuat rekomendasi yang difokuskan pada aspek-aspek yang memang penting untuk Anda sebagai klien.
Membuat Render Desain dan Layout
Ketika Anda menggunakan keahlian seorang desainer interior untuk sebuah proyek, biasanya ia akan menyajikan rencana desain dalam format 2D atau 3D. Untuk penyajiannya, dibutuhkan proses render agar desainer tersebut bisa memvisualisasi desain mereka kepada Anda sebagai klien.
Dalam render tersebut, Anda pun dapat mendapatkan gambaran lebih jelas soal jenis material, warna, dan pencahayaan yang digunakan. Selain itu, render juga dapat mempermudah Anda maupun desainer interior untuk mengidentifikasi adanya kekurangan pada ruang yang akan digarap nanti.
Perencanaan Lighting
Secara garis besar, perencanaan lighting alias lighting plan merupakan jenis layout yang secara spesifik menjelaskan di mana sumber pencahayaan seharusnya berada beserta jenisnya. Prosesnya memperhitungkan pula faktor-faktor seperti layout, warna, dan kegunaan dari ruangan tersebut.
Manajemen Proyek
Selain itu, seorang desainer interior juga bertugas mengawasi proyek yang mereka pegang. Dengan begitu, Anda sebagai klien tak perlu repot mengurusi proses monitoring proyek sendiri.
Tak hanya jadi layanan yang mereka sediakan, manajemen proyek bahkan jadi skill yang penting dimiliki oleh seorang desainer interior. Dengan menjadi manajer proyek, sang desainer akan menangani anggaran, berkomunikasi dengan vendor, hingga melakukan quality control.
Memilih Perabot
Dalam desain interior, perabot tak hanya sebatas kegunaan namun juga dapat memengaruhi alur, fungsionalitas dan suasana dari sebuah ruangan. Maka dari itu, sebaiknya sejak awal Anda ketahui dulu apakah biaya jasa desainer interior nantinya hanya sebatas rekomendasi perabot, atau apakah sudah termasuk biaya pembelian perabot juga.
Ketika memilih perabot, desainer mempertimbangkan fungsi, warna, bentuk, hingga tekstur material yang dipilih agar ruangan yang digarap terasa lebih kohesif. Oleh karena itu, tak heran jika seorang desainer interior umumnya juga paham soal industri furnitur dan tahu di mana vendor yang tepat untuk perabot berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan maupun keinginan Anda.
